Insan itu Aku
Membisu, beradu ego dan logika
Menghempas bakaran abu di masa lalu
Rasa itu masih bermuara
Merobek membelah kesunyian
Ini nyata
Waktu tidak mengubahku
Masa menjagaku seautentik diriku yang dulu
Kenyataan menamparku
Mencekat suara hati yang sumbang
Tetap khidmat mengingatmu
Hasrat itu tetap hidup
Membara begitu nyata
Seolah aku tak bisa lagi menghalau keliaran jiwa beserta anganku
Rinduku terpupuk
Epik seperti bonsai yang tak ingin bertumbuh
Semesta tak lagi bergumam
ada insan yang masih kukagumi
Lewat angin, rinduku berenang bebas
Lewat pena, kutulis bait romansa kita
Lewat kalbu, kupanjatkan doaku
Lewat dogma, kupenjarakan cintaku
Aku Pendosa
Masih berdiri tegak
Mengutukmu
Merindumu
Mencintaimu
menunggumu
kau telah memenjarakan aku dalam kemelut
Insan pemberani
Yang Menolakku
Jarak Benua
yang menyelamatkanku dalam kubangan dosa
Bagaimana kabar insan itu
Aku tak punya kuasa menayakan kabar
Adakah semesta berpihak sesaat
Bagaimana mungkin aku mencintai bayangan yang tak bertubuh
Jiwanya milikku
Raganya milik kekasihnya
Begitu hidup nyata 26 tahun sudah
Harapanku pada Takdir
Janganlah terlalu dingin supaya dia tidak membeku
Janganlah terlalu panas aku khawatir dia kelelahan
Janganlah berhenti memikirkan kita yang dulu
Seluruh jiwaku
Mengingat, mendengar, merindu
Kuat seperti tornado yang mengilas
Aku tak pernah menggantikanmu
Namamu wajahmu terukir jelas dalam sukma
Menguat dan mengakar liar
Bak musium
26 Tahun pilar cintaku masih bercokol
Membuatku tetap hidup
Tak perlu insan itu ragu padaku
Pesannya masih kubaca saat merindu
Aku menghapal setiap emosinya
Hadiahnya masih tersimpan
Sinar mata itu masih tetancap kuat bagai anak panah
Menembus jantung
Rasa sakit itu menghitam
Dan membusuk
Sakit....
Ketika rindu menyerang
Apapun itu aku masih mengingatmu
Apapun itu aku menitipkannya pada pemilik semesta alam
Apapun itu aku berharap maafmu
Apapun aku masih belum menyerah
Disini dan seterusnya
Aku menyayangimu
Bayangkan saja jalan cerita kita memang sudah digariskan
Dipertemukan dan menunggu untuk disatukan
Percayalah
Dunia tidak sejahat bayanganmu
Jadi jangan mangacau
Kau perlu tahu
Baitku masih terus bercerita dan menghidupkan namamu
Dengan sadar
Tags
POEM